Member-only story

Imunitas Nalar Kritis

Abdi Mulia Lubis
4 min readNov 16, 2020
Koran Harian Analisa 04 November 2020

Menjaga daya kritis agar tidak terkendali oleh pengaruh pencitraan media yang menunjukkan rasa kasihan itu sangat penting, tidaklah mungkin kita terpaku pada sinetron yang menayangkan lagu kumenangis setiap harinya di Indosiar atau artis yang berjualan gorengan pura-pura miskin untuk menguji kebaikan masyarakat.

Untuk apa menguji kebaikan masyarakat di tengah ekonomi masyarakat yang tengah susah tidaklah perlu diuji, kalau kaya yang memberi jangan uji seseorang dengan berpura miskin, jika memiliki rezeki berlebih maka pekerjakan seseorang yang tengah menganggur, atau sisihkan sedikit rezeki tanpa banyak orang tahu, beri give away kepada mereka yang benar-benar membutuhkan modal untuk menggerakkan laju usaha yang tengah ia jalani.

Membaca itu penting, mengkritisi kebijakan pemerintah itu penting, mewaspadai kebaikan para politisi itu penting agar tidak terbodohi oleh kebijakan yang berpatok pada sekelumit lingkarannya. Bagaimana cara agar nalar kritis terus bertahan maka kita harus mendengar Rocky Gerung, karena dia memiliki analisis pikiran yang jujur serta tajam untuk memilah kebijakan yang bertopeng pada pencitraan.

Pertanyaan yang mungkin sering ditujukan adalah bagaimana mengkritik pemerintah agar tidak di kriminalisasi? Orang yang mengkritik dan di kriminalisasi menunjukkan bahwa negara tidak demokrasi, ia membenci orang yang memberi kritik dan…

--

--

No responses yet