Abdi Mulia Lubis
4 min readDec 11, 2017

Kreativitas Tahan Lama

WANITA menjadi bandal bukan karena keinginannya, melainkan karena ia pernah dikecewakan, sehingga ketika memendam luka yang dalam, seorang wanita menganggap semua lelaki sama saja, dan ia memilih lelaki yang mapan daripada lelaki yang mengandalkan ucapan. Para penyair kini seakan kehilangan harapan namun tak pernah putus berkarya ketika dianggap puisi yang ia tulis hanya sekedar keindahan. suatu hal yang disepelekan banyak lelaki zaman now tetapi masih menjadi pertanyaan yang belum terpecah­kan sampai saat ini yaitu kenapa cewek yang kelihatan baik-baik suka dengan cowok yang bandal juga? Bukankah perempuan yang baik untuk lelaki yang baik? Seseorang telah memberikan segalanya tetapi mengapa masih juga belum dianggap, rasa yang diperjuangkan namun tak pernah dianggap ada. Tapi baiklah kita kesampingkan sejenak ego mengenai perasaan dan coba membuka pikiran dengan membaca tenang. Inikan menjadi persoalan juga ia seorang wanita sudah tersakiti di masa lalu dan ingin kembali tersa­kiti lagi. Maka pertanyaan selanjutnya adalah kenapa wanita menyukai kepedihan? Seseorang jika mendengarkan lagu yang bahagia paling banyak diputar tiga kali, namun berbeda jika seseorang yang sedang dalam keadaan sedih, ia tahan mengulang lagu yang sedih berulang-ulang bahkan berjam-jam. Ini adalah fakta yang tak bisa disembunyikan, seseorang mungkin bisa menyembunyikan perasaan sedih­nya dengan pura-pura bahagia, namun dari mata seseorang kita bisa melihat bahwa ia memiliki penderitaan yang lebih sadis dari yang pernah kita bayangkan.

Masih dengan persoalan kenapa wanita lebih mudah terjerumus daripada pria, disebabkan faktor masa lalu yang belum ditemukan jalan tengahnya, wanita memiliki hati yang lembut dan ketika kepercayaan yang ia beri dikece­wakan maka mudahkan ia depresi, grasak-grusuk sana ke­mari, purak-purak tegar untuk melampiaskan sakit yang ia alami. orang kalau galau tak ingin dikatakan belum bisa moveon, tapi dilihat dari ba­waan sikapnya menunjukkan masih sayang sama mantannya, seseorang yang telah meng­khianati pera­saannya. Ia telah memberi keperca­yaan yang besar kepada lelaki, namun lelaki itu dengan mudah meng­khianati perasaan seorang wanita ketika nafsu telah tersam­paikan. Kita terbiasa dengan sebutan “habis pake langsung lepas”, namun jangan mengatakan hal itu sembarangan, karena wanita adalah kesucian, jika ingin membahagiakan emak kita, maka janganlah mudah melukai hati wanita. Namun beginilah bagaimanapun, lelaki memang memiliki nafsu tidak menetap, sehari bisa kesini, sehari bisa kesana, nampak yang agak bening dan berisi langsung cepat bereaksi, berbeda dengan wanita yang apabila memberi kepercayaan maka sepanjang hidup akan dikenangnya sampai akhir ha­yat. Kita sebagai lelaki tak ingin dianggap munafik, begitu juga dengan wanita yang tak ingin dianggap matrek bila banyak ingin belanja. Sakit memang mengendalikan hasrat jaman now, belum lagi melihat pakaian anak remaja sekarang bukan tak mudah mengalihkan pandangan bila pergi ke mal dan swalayan, semua pakaian serba terbuka, sering gagal fokus, tapi bagaimana mau dibuat dan siapa yang harus disalahkan? Perubahan drastis masa kini sering membuat kita geleng-geleng kepala banyak ngucap, karena tak mungkin memakai kaca mata warna hitam sewaktu pigi-pigi.

Chico Jericho melepas Claudia Cintya Bella dan memilih berpasangan dengan Mikha Tambayong. Besar jarak umur diantara kedua pasangan tersebut, sebutan anak zaman sekarang mengatakan bahwa cewek suka dengan cowok bandal, atau jauh yang lebih tua diatasan cewek. Lihatlah Gofar Hilman dengan Putri Tanjung yang memiliki jarak usia yang jauh, selalu ada nilai dari setiap yang terlihat menjadi panutan bagi pe­ngalaman.

Kini yang menjadi terotak seperti masalah yang dihadapi adalah kekebalan tubuh, berapa usia yang dapat kita miliki selama hidup di dunia? ini bukan masalah menakut-nakuti karena bagaimanapun sudah menjadi kodrat takdir bahwa setiap manusia ingin memiliki keturunan. Seorang bapak ingin anaknya cepat tumbuh besar, kuliah, kerja, nikah nya sang anak dan kalau masih diberi kesempatan sang bapak ingin melihat cucunya.

Nafsu yang dimiliki bisa menjerumuskan seseorang dan buta terhadap realita sehingga memperlambat keinginan untuk memiliki keturunan, seperti memilih lama-lama nikah.

Bagaimanapun penulis tak bisa asal judge kapasitas umur seseorang dan bagaimana nasib beliau kedepannya, namun sudah menjadi kewajiban seseorang untuk me­nyam­paikan apa yang ada dipikirannya, jika banyak waktu yang dipergunakan untuk memuaskan maka sedikit ke­sempatan yang bisa kita dapatkan untuk melihat anak cucu. Saran tersebut diterima syukur dan jika tak diterima tak masalah.

Dan kehendak yang terpendam, tak akan padam. Siapa yang tahu misteri kehendak, dengan kekuatannya? Karena Tuhan layaknya kehendak besar yang menyelimuti segala sesuatu dengan keteguhannya. Manusia tidak menyerahkan diri kepada para malaikat, juga tidak pada kematian se­utuhnya, yang hanya bisa diselamatkan melalui kehendak yang kuat. (Joseph Glanvill).

Seberapa lama umur manusia bisa bertahan? Tanpa bermaksud menetapkan takdir, Ketika nafsu menguasai tubuh dan membuat lupa akan kehadiran yang lain maka tak heran seseorang betah untuk menunda lama nikah. Bagai­manapun sepenuhnya tak bisa asal tunjuk sebab, ada juga orang yang lama nikah karena faktor ekonomi, ada adeknya yang kuliah, ibunya butuh biaya perobatan, menjadi tulang punggung keluarga menye­­babkan kesempatan nikah itu menipis. Namun jika diadakan survei kecil-kecilan jika anda menikah di umur 40 tahun, punya anak sampai besar kuliah maka umur yang anda mi­liki pada saat itu 60 tahun, mudah-mudahan sehat kuat marathon sehingga segala pe­nyakit dapat terhindar.

Jika anda seseorang yang mencintai kesenian dan me­nyadari seberapa pentingnya suatu karya, anda akan membe­namkan diri anda berlama-lama untuk berpikir dan mere­nung, menciptakan hal yang baru, mencari inspirasi dengan jalan yang belum pernah ditempuh orang banyak pada umumnya. Sehingga anda akan merombak pola pikir lama dengan pola pikiran baru, bukan membenamkan diri dengan menganggap bahwa inspirasi sepenuhnya tentang cinta, melainkan inspirasi yang ditempuh dengan cara berpikir filsafat, Berpikir filsafat ketika anda mempertimbangkan suatu keinginan anda dan kerugian yang akan diterima oleh orang lain, dalam bahasa sederhana dan sedikit rumitnya, “Keberuntungan bagi seseorang merupakan kemalangan bagi orang lain”.***

Penulis adalah peminat filsafat, tinggal di Kota Rantauprapat.

Opini saya "Kreativitas Tahan Lama" dimuat Harian Analisa pada hari Rabu 22 November 2017 :

http://harian.analisadaily.com/mobile/opini/news/kreativitas-tahan-lama/456032/2017/11/22

No responses yet